Tips Untuk Memperketat Keamanan Jaringan Internet

Seiring dengan berkembangnya teknologi, telah terjadi peningkatan insiden ancaman keamanan  jaringan internet dari tahun ke tahun. Untuk mengantisipasi ancaman tersebut,  ada 10 tips untuk memperketat keamanan jaringan internet, yaitu

keamanan jaringan internet

1. Use Strong Authentication ( Gunakan Otentikasi yang kuat)

Otentikasi Keamanan komputer berarti memverifikasi identitas pengguna login ke jaringan. Gunakan kombinasi sandi/password yang kuat. Sandi, sertifikat digital, kartu pintar dan biometric seperti pemindaian menggunakan retina mata, pemindaian sidik jari serta face recognition, dapat digunakan untuk membuktikan identitas pengguna ke jaringan.

2. Upgrade Software With Latest Security Patch

Selalu menggunakan software yang terupdate, baik itu windows, mac dan linux serta software lainnya. Karena dengan meng-upgrade software tersebut otomatis aturan dan system keamanan nya  akan berbeda dengan software versi yang lama.

3. Physically Secure Equipment And Ports (Mengamankan Peralatan dari segi fisiknya dan port nya)

4. Establish Cyber Security Rules For Your Employees (Menetapkan aturan keamanan cyber)

Menetapkan aturan keamanan ini misalnya dengan meng-update software secara berkala baik Sistem Operasi (Windows, Mac, Linux) maupun Antivirus. Dengan meletakan data data yang penting pada cloud computer atau membuat backup data tersebut.

5. Encrypt Your Data and Require Users To Enable BIOS Password (Enkripsi data anda dan aktifkan password BIOS)

Enkripsi data penting anda serta Memberikan Password pada bios kita fungsinya adalah untuk menghindari penggunaan orang lain yang tidak mempunyai hak untuk mengatur bios kita.

6. Protect Devices From Viruses, Spyware, and Other Malicious Code (Lindungi perangkat dari virus, spyware, dan kode berbahaya lainnya)

Melindungi perangkat dari virus seperti memasang antivirus yang telah ter-update dan firewall.

7. Protect And Secure External Network Access

Membatasi akses ke jaringan, Pembatasan-pembatasan dapat dilakukan sehingga memperkecil peluang penembusan oleh pemakai yang tak diotorisasi, misalnya : Pembatasan login.   Login hanya diperbolehkan :

  • Pada terminal tertentu.
  • Hanya ada waktu dan hari tertentu.
  • Pembatasan dengan call-back (Login dapat dilakukan siapapun. Bila telah sukses login, sistem segera memutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang telah disepakati, Penyusup tidak dapat menghubungi lewat sembarang saluran telepon,     tapi hanya pada saluran telepon tertentu).

8. Perform Regular Internal Security Audits And Plan For Improvements (Lakukan Maintenance dan rncana untuk perbaikan)

Selalu lakukan maintenance, seperti scanning antivirus, cek file file yang penting dan update software.

9. Define Strong Security Rules For Administrators Account (Tentukan Aturan Keamanan yang kuat Untuk Akun Administrator)

Melakukan Pembatasan jumlah usaha login, misalnya dengan login yang dibatasi sampai tiga kali dan segera dikunci dan diberitahu ke administrator. Semua login direkam dan sistem operasi melaporkan informasi-informasi berikut :

  • Waktu, yaitu waktu pemakai login.
  • Terminal, yaitu terminal dimana pemakai login.
  • Tingkat akses yang diizinkan ( read / write / execute / all )

10. Don’t Forget About Mobile and BYOD (Bring Your Own Devices)

Di sebuah perusahaan pasti ada bagian IT nya yang juga ngurusin soal internet dan keamanannya. Misalnya data ini hanya bisa diakses oleh karyawan bagian ini, data ini hanya bisa dilihat dan dibuka menggunakan password yang khusus diberikan kepada bagian tertentu saja. Tentunya, semua itu harus diakses melalui perangkat kantor. Kita bekerja tidak harus menggunakan perangkat yang disediakan oleh perusahaan, tetapi bisa juga menggunakan perangkat yang kita miliki.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *